• Minggu, 22 Mei 2022

Ini Hukum Menambahkan Kalimat 'Sayyidina' saat Salat dan Shalawat Dalam Pandangan Muhammadiyah

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 11:08 WIB
Ilustrasi: Hukum menambahkan kalimat sayyidina.
Ilustrasi: Hukum menambahkan kalimat sayyidina.

HALO PELAJAR - Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Homaidi Hamid menyampaikan hukum membaca shalawat dengan menambahkan kalimat 'sayyidina'.

Menurutnya, dalam pandangan Muhammadiyah menambahkan kalimat sayyidina ialah wajib saat menunaikan ibadah salat dan sunah dalam aktivitas di luar salat.

Hal tersebut ), kata dia, karena tidak terdapat keterangannya di dalam sunnah maqbulah (hadis sahih dan hasan). Ada pun bacaan shalawat yang terdapat dalam hadis.

Baca Juga: Menag Yaqut Ajak Umat Hindu Jadi Teladan Keberagaman

“Ya Allah, muliakanlah oleh-Mu Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau muliakan keluarga (Nabi) Ibrahim dan berilah barakah kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau telah memberi barakah keluarga Ibrahim. Bahwasanya Engkau sangat terpuji lagi sangat mulia di seluruh alam” (HR. al-Bukhari dari Abu Sa’id Kaab bin Ujrah).

Baca Juga: Kemenkuham Serahkan 1.000 Bingkisan untuk Pasien Wisma Atlet

Selain versi di atas, lanjutnya menerangkan, dalam hadis-hadis lain yang diriwayatkan oleh sejumlah ulama hadis terdapat variasi bacaan shalawat.

Yang paling utama, tegas dia, adalah membaca shalawat saat salat yang telah jelas termaktub dalam hadis maqbulah.

Baca Juga: Hari Dharma Karyadhika 2021, Lapas Purwakarta Berbagi Sembako dan Donor Darah

Halaman:

Editor: ABD Muit

Sumber: muhammadiyah.or.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X